Lupus dan SLE, sama atau beda?

Juni 4, 2026 by RS Al Islam0
GF3dIi7Pw8I_bhJG7zDuj0bTgRGQeB3_0lkehdeQrD76h_x9q3CVa2YGZs92BcilRPDrkfURq8FAFXDANHrwB35Um85i-bbRidEMVjV7ajThHCV3MqgafqXnfBOERsl_kNE8TupsjQAFxToSrDzH0iHot1eGMi5m7nGjf20xumwNgrzXH0sfR5VGMr_acMuX.jpg

Apa itu Lupus dan SLE?


Penyakit Lupus merupakan salah satu penyakit autoimun rheumatik.  Penyakit autoimun sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh gangguan system pertahanan tubuh akibat system imun seseorang tidak berfungsi dengan normal, sehingga menyerang sel sel tubuhnya sendiri dan menyebabkan kerusakan jaringan dan organ tubuh.

Lupus sering di sebut sebagai penyakit dengan seribu wajah, dikarenakan gejalanya yang mirip dengan penyakit lain sehingga mengakibatkan kesalahan diagnosa.  Selain itu kesulitan dalam menegakkan diagnosis juga menjadi salah satu faktor yang berpengaruh.  Pemeriksaan laboratorium untuk menegakkan diagnosa Lupus juga masih tergolong mahal sehingga tidak semua masyarakat mampu melakukannya.

Berdasarkan area tubuh yang terdampak, Lupus terbagi menjadi beberapa jenis yaitu :

  1. Systemic Lupus Erythematosus (SLE): Jenis yang paling sering diderita. Sifatnya sistemik, artinya peradangan bisa menyerang hampir seluruh organ tubuh seperti kulit, sendi, ginjal, paru-paru, darah, hingga otak.
  2. Discoid Lupus Erythematosus (DLE): Jenis Lupus yang gejalanya hanya terbatas pada kulit. Biasanya ditandai dengan ruam kronis yang parah, berbentuk bulat seperti cakram, dan dapat meninggalkan jaringan parut.
  3. Drug-Induced Lupus: Kondisi mirip Lupus yang dipicu oleh efek samping penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang. Gejalanya umumnya akan hilang setelah konsumsi obat dihentikan.
  4. Neonatal Lupus: Kasus langka yang terjadi pada bayi baru lahir karena menerima antibodi dari ibunya yang menderita Lupus.

Tanda dan Gejala


Lupus mempunyai gejala gejala yang cukup banyak, tapi secara umum 3 gejala berikut adalah gejala yang paling umum dan hampir selalu muncul.  

  1. Rasa Lelah yang Ekstrem

Melakukan rutinitas sehari-hari yang sederhana, misalnya tugas rumah tangga atau rutinitas kantor, dapat membuat pengidap Lupus merasa sangat lelah. 

Rasa lelah yang ekstrem ini mungkin saja tetap pengidapnya rasakan, meski sudah mendapatkan istirahat yang cukup.

  1. Ruam pada Kulit

Ruam kulit yang menyebar pada batang hidung dan pipi merupakan ciri khas dari Lupus. Gejala ini memiliki istilah medis ruam kupu-kupu (butterfly rash) karena bentuknya yang mirip sayap kupu-kupu.

Selain hidung dan pipi, tangan dan pergelangan tangan merupakan bagian tubuh lain yang mungkin mengalami ruam.

Ruam pada kulit akibat Lupus dapat membekas secara permanen dan bertambah parah jika terpapar sinar matahari akibat reaksi fotosensitivitas.


  1. Nyeri pada Persendian

Gejala utama lain dari Lupus adalah rasa nyeri. Pada sebagian besar kasusnya, gejala ini muncul pada persendian tangan dan kaki.

Rasa nyeri juga mungkin dapat berpindah dengan cepat dari sendi satu ke sendi lain. 

Meskipun demikian, kondisi ini tidak akan menyebabkan kerusakan atau cacat permanen pada persendian.

Ada beragam gejala lain yang dapat muncul. Berikut ini beberapa gejala Lupus lain yang mungkin pengidapnya rasakan:

  • Sariawan berulang.
  • Demam tinggi (38 derajat Celsius atau lebih).
  • Tekanan darah tinggi.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Sakit kepala.
  • Rambut rontok.
  • Mata kering. 
  • Sakit dada.
  • Hilang ingatan.
  • Napas pendek akibat inflamasi paru-paru, dampak ke jantung, atau anemia.
  • Tubuh menyimpan cairan berlebihan, sehingga terjadi gejala, seperti pembengkakan pada pergelangan kaki
  • Jari-jari tangan dan kaki yang memutih atau membiru jika terpapar hawa dingin atau karena stres (fenomena Raynaud). 

 

Jadi SLE merupakan bagian dari Lupus, hanya di masyarakat Indonesia sebagian besar jika menyebut Penyakit Lupus yang dimaksud adalah SLE.  Ini terjadi karena SLE merupakan jenis Lupus yang paling banyak diderita dan salah satu yang mempunyai dampak yang berat. Karena itu sahabat sehat, jika sahabat sehat ingin memeriksakan kondisi sahabat sehat berkenaan dengan kondisi yang sdh dibahas diatas, sahabat sehat dapat mendatangi poliklinik Penyakit Dalam RS Al Islam bandung.  Stay Healty and Stay Believe to Allah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


LOGO-PUTIH-compress

About Us :
RS Al Islam Bandung adalah Rumah Sakit milik Yayasan RSI KSWI Jawa Barat yang mempunyai visi "Menjadi Rumah Sakit Yang Unggul, Terpercaya dan Islami dalam Pelayanan dan Pendidikan"

RS Al Islam Bandung
Jl. Soekarno Hatta No. 644
Tel. (022) 7565588
Email : cs@rsalislam.com

Sertifikat

paripurna-2022-2026-4-11zon

Sertifikat Paripurna

Copyright by RS Al Islam Bandung 2021. All rights reserved.

icon

Jadwal Dokter

Info Jadwal Dokter Terbaru

icon

Customer Care

Sampaikan apa saja sama kami

icon

Daftar Online

Jadwalkan Rencana Kunjungan Anda

Tanya RSAI