Upaya Kesehatan Paripurna Di Rumah Sakit Al Islam Bandung

Dr. Dadang Rukanta., Sp.OT., M.Kes

(Ketua Komite Kerohanian dan Ketakmiran RS Al Islam Bandung)

Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam “. (QS Al Anbiya : 107)

Sehat menurut WHO keadaan sejahtera, sempurna dari fisik, mental dan social yang tidak terbatas hanya pada bebas dari penyakit atau kelemahan saja.

Subhanallah, Maha Suci Allah,.. tak terhitung nikmat Allah SWT yang telah kita terima, dari bangun tidur sampai tidur lagi Allah SWT hamparkan semua nikmatnya untuk hamba-hambanya di bumi ini. Dari setiap nikmat yang Allah berikan, Allah sisipkan ujian-ujian kehidupan sebagai bentuk kenaikan kelas dan derajat hamba-Nya dihadapan Allah SWT. Diantara ujian kehidupan yang ada, ada diantara mereka yang Allah SWT uji dengan kesehatan yaitu berupa sakit. Seseorang yang sedang sakit, ia tidak hanya terjadi gangguan pada fisiknya, akan tetapi sisi psikologis dan ruhiyahnya tidak sedikit yang mengalami penurunan bahkan lebih turun dari kondisi fisiknya. Dalam keadaan sakit manusia bisa terjerunus pada sikap mempertanyakan Tuhannya/ Allah SWT, tidak ikhlas atas apa yang dialaminya, mengabaikan ibadah bahkan bisa mencari upaya atau ikhtiar pengobatan yang menjurus ke perbuatan sirik (menyekutukan Allah SWT) atau melakukan pengobatan-pengobatan yang tidak rasional.

 

Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada siapa saja pasien yang membutuhkan. Merujuk pada standar akreditasi dan definisi sehat WHO sesungguhnya Rumah sakit  harus dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna, baik fisik, psikis, sosio-ekonomi dan spiritual. Menjadikan rumah sakit sebagai sarana pemulihan ideal, pelayanan yang  memandang bahwa manusia adalah sebagai individu yang memiliki kebutuhan biologis/ fisik, psikologis dan ruhiyah. oleh karena itu Rumah Sakit Al Islam berupaya untuk dapat memenuhi semua aspek tersebut. Maka diantara program yang telah berjalan adalah program pelayanan kerohanian pasien,  keluarga dan masyarakat yang terintegrasi dengan program-program rumah sakit sesuai dengan Visi Misi Rumah Sakit Al Islam Bandung.

 

Rumah Sakit Al Islam Bandung senantiasa mendorong pasien dan keluarga selalu berupaya agar terpenuhi aktivitas sisi ruhiyah dan spiritual (agama) dalam hal ini diantaranya adalah  ibadahnya selama dalam perawatan. Pada kondisi tersebut lingkungan yang ada disekitarnya berkewajiban (fardu kifayah) untuk ikut membantu dalam pemenuhan kewajiban ibadahnya. Seperti dalam firman Alloh SWT diatas Rumah Sakit Al Islam ingin menjadi rumah sakit yang menebar manfaat dan menjadi Rahmat untuk seluruh alam  dalam hal ini pasien, keluarga pasien dan masyarakat. Kegiatan  Pelayanan bimbingan  ruhani pasien dan keluarga rawat inap maupun rawat jalan bagi pasien muslim terdiri dari bimbingan ruhiyah yang meliputi aqidah, ibadah dan akhlaq seperti :

Santunan Kerohanian Pasien seperti kunjungan yang dilakukan oleh petugas kerohanian  kepada semua pasien yang dirawat di Rumah Sakit Al Islam Bandung untuk memberikan edukasi mengenai buku tuntunan ibadah pasien, motivasi keagamaan, dzikir dan doa. Konsultasi Kerohanian yaitu pelayanan konsultasi yang dilakukan oleh petugas kerohanian dengan pendekatan nilai-nilai ajaran Islam, terhadap klien yang memerlukan bantuan dalam menyelesaikan masalah-masalah kehidupan. Bimbingan rohani kepada pasien-pasien yang akan dilakukan operasi mempersiapkan bila durasi/ lamanya operasi bersamaan dengan jadwal sholat (shalat jama qoshor), pasien-pasien saat sedang dilakukan tindakan Hemodialisa ( cuci darah),  bimbingan ibadah pada pasien-pasien yang bed rest (immobilisasi) tidak dapat turun dari tempat tidur dari mulai diajarkan bertayamum sampai tata cara sholat di tempat tidur, imbingan rohani untuk ibu-ibu yang akan melahirkan (pemahaman tentang nifas), dan bimbingan-bimbingan ruhiyah untuk pasien-pasien khusus diruang Kemoterapi (pengobatan kanker), diruangan intensif ( ICU, HCU, HCCU). Serta Bimbingan Husnul Khotimah yaitu bimbingan yang dilakukan oleh petugas kerohanian terhadap pasien terminal (pasien yang tidak memiliki harapan hidup atau pasien menuju kematian) agar kembali kepada Allah SWT dengan husnul khotimah (akhir kehidupan yang baik). Selain itu ada Ceramah Audio Line penyampaian bahasan ruhiah keagamaan dari para ustadz bagi para pendengar yang ada di rumah sakit Al Islam Bandung terutama  pasien rawat inap dan rawat jalan melalui audio line agar pasien mampu memelihara keimanan dan ketaqwaannya. Kolaborasi antara dokter  sebagai Penanggung jawab pasien, perawat dan asatidz (para ustadz)  senantiasa dilakukan agar program ini dapat berjalan dengan baik.

Alhamdulillah pelayanan ruhani ini di rumah sakit Al Islam sudah dilaksanakan sejak lama dan sudah dilakukan Assessment oleh assesor Sertifikasi rumah sakit syariah yang terdiri dari beberapa ahli baik dari bidang kedokteran maupun ulama dari Majelis Upaya Kesehatan Islam (Mukisi) dan Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan pada tahun 2018 telah dinyatakan menjadi Rumah Sakit yang telah tersertifikasi Syariah di Jawa Barat.

Semoga tulisan sederhana ini dapat bermanfaat bagi para pembaca yang budiman dan bagi yang ingin mendapatkan informasi, atau  konsultasi Kerohanian dapat mengakses  di website www.rsalislam.com atau ke Unit Klinik konsultasi Kerohanian di telp.022-7562046 ext.643

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a reply