Kanker leher rahim atau kanker serviks merupakan penyakit yang menjangkit kaum hawa dan salah satu kanker yang mematikan. Dalam banyak kasus, kanker serviks terkait dengan infeksi menular seksual. Menurut data dari Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization), tidak kurang dari satu juta wanita di dunia menderita penyakit ini.

Penyebab kanker serviks ini adalah infeksi kuman human papillomavirus (HPV) yang menyerang leher rahim. Terdapat lebih dari 100 jenis virus HPV, 13 diantaranya dapat menyebabkan kanker serviks. Penularan virus ini bisa terjadi melalui hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus yang sama. Virus akan menginfeksi sel sehat pada dinding rahim dan sel sehat akan mati, lalu digantikan sel abnormal yang tumbuh tidak terkendali. Itulah yang kemudian menjadi kanker.

Banyak wanita yang tidak menyadari bahwa ia terserang penyakit ini. Kalaupun ada gejalanya, hal itu sering kali diremehkan. Sehingga penyakit berkembang dari semula stadium awal menjadi stadium lanjut. Sebenarnya penyakit ini dapat disembuhkan secara total jika ditemukan sedini mungkin.

Pemeriksaan IVA menjadi salah satu upaya dini untuk mencegah kanker serviks. Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan inspeksi visual dengan asam asetat yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan organ serviks tersebut.

Berkaitan dengan sosialisasi bahaya kanker serviks yang bertepatan dengan rangkaian Hari Kesehatan Nasional yang ke-54, Rumah Sakit Al Islam (RSAI) Bandung bekerjasama dengan Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, mengadakan pemeriksaan IVA gratis secara massal pada Senin (19/11/2018). Kegiatan ini diikuti oleh lebih kurang 400 warga yang ada di Kecamatan Rancasari, meliputi Kelurahan Manjahlega, Cipamokolan, Mekarjaya dan Derwati.

Menurut Kepala Seksi Pemberdayaan Perempuan Kecamatan Rancasari, Indah, kegiatan ini sangat baik untuk diselenggarakan dan sesuai dengan program prioritas TP PKK, yaitu Pokja 4 yang programnya melakukan pemeriksaan IVA. “Tujuan dari IVA test ini adalah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya deteksi dini kanker mulut rahim, kepada masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan sebagai upaya preventif, agar masyarakat terhindar dari kanker serviks ini,” papar Indah.

Hal serupa disampaikan oleh Ketua Pokja 4 TP PKK Kota Bandung, Eulis Sumiati. Menurut Eulis, Pokja 4 TP PKK Kota Bandung sangat mengapresiasi kegiatan Gebyar Pemeriksaan IVA yang dilaksanakan oleh TP PKK Kecamatan Rancasari, bekerjasama dengan RSAI Bandung, sebagai upaya untuk mencegah kanker serviks melalui deteksi dini dengan pemeriksaan IVA.

“Melalui peran PKK sebagai penggerak dan penyuluh di masyarakat, diharapkan masyarakat terutama pasangan usia subur semakin memahami pentingnya pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini pencegahan kanker serviks. Besar harapan saya kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan. Sehingga semakin meningkatkan kesadaran cakupan IVA test di Kecamatan Rancasari khususnya dan Kota Bandung pada Umumnya,” tutur Eulis.

Leave a reply