“Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, Maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?.” dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik,” (Al Qur’an Surat Al-Baqarah : 26).

Nyamuk adalah salah satu makhluk kecil ciptaan Allah SWT, namun hewan kecil ini mempunyai sesuatu kelebihan sehingga Allah SWT menyebutnya didalam Al Qur’an dan hal ini dapat di buktikan dengan ilmu pengetahuan yang terus berkembang saat ini, salah satunya bagaimana sistem perkembang biakan nyamuk dari telur sampai menjadi nyamuk dewasa melewati proses yang sangat rumit, inilah kuasa Allah SWT agar manusia mau berfikir.

Kondisi cuaca saat ini yang sering berubah dengan cepat memengaruhi lingkungan yang ada disekitar kita yang tentunya akan berdampak pula  pada kondisi kesehatan kita, salah satu penyakit yang timbul yang diakibatkan kondisi perubahan cuaca adalah penyakit Demam Berdarah Degue atau disingkat DBD.

Demam Berdarah Degue / DBD adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang disebarkan oleh Nyamuk Aedes Aegypti melalui gigitannya yang menginfeksi darah kita. Ada  empat jenis virus dengue yang dapat menginfeksi darah kita, yaitu virus DEN-1, DEN-2, DEN-3 dan DEN-4. Nyamuk Aedes Aegypti  dapat dikenali dengan melihat warna dan bentuknya, nyamuk ini berukuran kecil dan berwarna hitam dengan belang putih di seluruh tubuhnya. Jika anda melihat nyamuk seperti itu, maka dapat dipastikan bahwa itu adalah nyamuk demam berdarah, nyamuk ini aktif menggigit diwaktu pagi hari sekitar dua jam setelah matahari terbit dan pada sore hari beberapa jam sebelum matahari terbenam.

Nyamuk Aedes Aegypti  hidup dilingkungan rumah/pemukiman, nyamuk ini menyukai tempat atau wadah penampungan air yang jernih, baik yang ada didalam rumah maupun di luar rumah, seperti bak mandi, ember, kaleng bekas, vas bunga, tempat minum hewan peliharan, dan tempat-tempat sejenis untuk meletakkan telurnya. Nyamuk Aedes Aegypti juga menyukai tempat yang agak gelap dan lembab, seperti pada tumpukan baju dalam lemari atau pada baju baju yang tergantung.

Perlu juga anda ketahui bahwa Nyamuk Aedes Aegypti betina bertelur di air yang jernih dimana dalam satu kali bertelur mampu menghasilkan 100 hingga 200 telur. Adapun proses perubahan dari telur menjadi nyamuk dewasa memerlukan waktu kurang lebih 12 hari, pada umumnya telur akan menetas menjadi larva dalam waktu kira-kira 2 hari, kondisi larva/jentik ini akan bertahan sekitar 5 sampai 7 hari, selajutnya berubah menjadi pupa/kepompong sekitar 2 sampai 4 hari kemudian tumbuh menjadi nyamuk dewasa dengan usia hidup 2 sampai 3 bulan.

Kondisi yang dapat kita rasakan apabila terinfeksi virus dengue dapat diketahui dari hal-hal sebagai berikut ; tubuh akan merasakan demam yang cukup tinggi hingga bisa mencapai suhu lebih dari 40 derajat Celsius yang bisa berlangsung 2-7 hari, merasakan sakit kepala yang cukup hebat, bagian belakang mata terasa sakit, nampak ruam/bintik-bintik merah pada kulit, wajah memerah, pendarahan yang tidak wajar seperti gusi berdarah & mimisan, merasakan mual bahkan muntah, hilang nafsu makan, nyeri tenggorokan dan terasa nyeri pada otot serta persendian.

Apabila anda atau orang yang ada di sekitar anda merasakan beberapa gejala tersebut, maka segera datangi unit pelayanan kesehatan/dokter terdekat untuk memastikan apakah anda atau orang yang disekitar anda terpapar virus DBD atau bukan, hal ini perlu dilakukan karena apabila benar terpapar virus DBD dan dibiarkan, maka akibatnya akan menjadi lebih buruk yang dapat menimbulkan demam berdarah yang parah, pendarahan serius, penurunan tekanan darah yang tiba-tiba (shock), bahkan dapat menyebabkan kematian.

bersambung…

Leave a reply